Laboratorium Sistem Informasi ITB

Oktober 31, 2007

Knowledge Sharing – Knowledge Management System

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — v i n t a @ 9:49 am

Hari / Tanggal : Jumat, 7 September 2007

Pembicara : Deasy Ramadiyan Sari

Hasil :

Tacit knowledge adalah pengetahuan yang berada dalam otak manusia. Pada suatu organisasi, dimana ada banyak manusia, tentu saja terdapat banyak pengetahuan.

Knowledge : gabungan yang selalu berubah-ubah dari nilai, pengalaman, informasi kontekstual.
Knowledge Management System (KMS) paling tepat diterapkan pada Learning Organization.
Salah satu ciri dari Learning Organization adalah organisasi ini meneruskan pengetahuan.

Institusi akademis termasuk learning organization. Dan pada learning organization, terjadi knowledge process.

Knowledge process terdiri beberapa bagian yaitu :

  1. knowledge creation : pembuatan/penciptaan knowledge
  2. knowladge storage : penyimpanan knowledge
  3. knowledge transfer : perpindahan/transfer informasi
  4. knowledge application : pemanfaatan/penggunaan knowledge

Karena adanya knowledge process maka dibutuhkan knowledge management. ITB sebagai universitas modern dan organisasi pembelajar membutuhkan KMS (Knowledge Management System). Setelah dilakukan wawancara dan penelitian, ternyata ITB belum menjadi organisasi pembelajar dilihat dari aktivitas dan karakteristiknya.

Identifikasi KMS ITB dilakukan melalui identifikasi knowledge process yang terjadi di ITB. Melalui penelitian yang dilakukan, didapat bahwa ITB belum mempunyai proses bisnis yang baru.
Knowledge domain yang terlibat dan organisasi rules yang terlibat:
-ada beberapa pengetahuan penting yang tidak digunakan dalam proses bisnis berikutnya
-ketidaklengkapan knowledge transfer
-struktur penyimpanan

Untuk memperbaiki sistem :
-Knowledge creation
-Knowledge application : menggunakan knowledge
-Knowledge transfer : dengan teknologi tertentu
Proses bisnis di ITB akan berubah untuk mendukung knowledge process.

Solusinya adalah melengkapi proses bisnis untuk knowledge management.
KMS di ITB selama ini reaktif, peneliti mencari sendiri lebih baik jika KMS memberikan rekomendasi. Kemudia peneliti menghubungi narasumber sendiri.

Yang menjadi kendala pada penerapan KMS yang baik adalah karena proses bisnis tidak ada yang baku.

Knowledge Sharing – Inisiasi Eksplorasi

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — v i n t a @ 9:48 am

Hari / Tanggal : Senin, 27 Agustus 2007

Pembicara : Lely Triastiti

Hasil :

Apa itu sistem?
Ciri-ciri system
-punya komponen
-punya fungsi
-bekerja untuk mencapai suatu tujuan

Sistem Informasi : sistem yang menyediakan informasi untuk orang yang tepat dengan representasi yang tepat.

Pembangunan SI dan PL itu mirip. Terdiri dari beberapa tahap:
1. Perencanaan
2. Analisis
3. Perancangan
4. Implementasi

Yang harus dilakukan pada tahap perencanaan:
1. menetapkan tujuan
2. menetapkan scope
3. menentukan stakeholder
4. membuat timeline

Pada tahap analisis dilakukan pengumpulan requirement, kebutuhan pengguna. Kebutuhan pengguna kemudian diolah kembali dan disaring menjadi kebutuhan sistem
Banyak cara untuk mengetahui kebutuhan pengguna. Bisa dilakukan dengan cara kuisioner atau wawancara

Blog pada WordPress.com.