*** ERP ***
oleh: Laris dan Adhi
ERP merupakan pengintegrasian sistem-sistem unit bisnis dalam perusahaan dan bersifat real time. Umumnya digunakan oleh perusahaan yang menjual produk.
Tahap perkembangan ERP:
1. MRP (material requirement planning -> input dan output material)
2. closed-look MRP = MRP + penjualan (berdasarkan demand dan supply)
3. MRP 2 (manufacturing requirement planning) = perencanaan penjualan -> seimbang permintaan dan persediaan
Implementasi ERP terutama pada supply, inventory, finance, hrd (minimal 2 fungsi).
Adapun extended ERP adalah ERP yang sudah berhubungan dengan customer.
Manfaat dari implementasi dari ERP:
- efektif, efisien, terotomatisasi
- memudahkan dalam pengambilan keputusan
- aplikasi database yang handal dan terintegrasi
- memungkinkan integrasi secara global
- memberikan gambaran untuk perencanaan ke depan
Kendala:
- lebih mudah diimplementasikan dalam perusahaan produk
- sulit integrasi dengan e-commerce -> harus ada back-up strategi untuk penjualan real-time -> back-up sistem
- mahal
Pengalaman ERP diterapkan di Nestle: siapkan ‘bagian dalam’ perusahaan dulu
Mengapa butuh ERP?
- kerja supaya lebih efisien
- pengelolaan resorce yang dipunya
*** Knowledge Management ***
oleh Vinta dan Bayu
Knowledge terdiri dari:
- tacit : yg masih ada di dalam otak manusia
- explicit : yang sudah dituangkan dari manusia, bisa diakses oleh banyak orang
Proses transfer pengetahuan meliputi:
- internalisation : tacit -> explicit
- socialisation : orang -> orang => tacit -> tacit
- externalisation : tacit -> explicit
- combination : explicit -> explicit
Mengapa perlu sistem pengelolaan pengetahuan?
- pengetahuan lebih terstruktur
- meningkatkan kinerja
- pengetahuan mana yang harus diambil -> alat penentu kebijakan
- dynamic learning
Siklus pengetahuan terdiri dari:
- creation
- storage
- transfer
- application
- dissemination
Penerapan Knowledge Management dapat dilakukan dalam bidang AI dan enterprise knowledge portal.